Semuanya bukan tentang selalu naik keatas

Karena kadang kadang, ada juga yang cukup bertahan di satu posisi pada pekerjaan pertama mereka. Walaupun kita lihat bahwa dia mungkin punya potensi lebih dari posisi sekarang, siapa yang peduli selain dirinya sendiri kalau dirinya nyaman dan suka dengan pekerjaannya? Karena kita sebagai manusia, sebetulnya tidak mencari hal yang sama dalam hidup, karena kita juga sebetulnya membawa bekal, tantangan, dan tujuan masing masing. 


Photo by Peter Dyllong: https://www.pexels.com/photo/vintage-hotel-sonne-sign-with-sun-emblem-36366305/

Aku berpikir, disaat mencari pekerjaan ke-lima ku setelah lulus kuliah, rasanya seperti lelah sekali berpindah pindah kantor dan value. I absorb many vision and mission before and I was like.... construct me? Tapi sejujurnya aku tidak tahu apakah construction ini menuju hal yang baik atau tidak. Semuanya terasa membingungkan. 

Disisi lain aku senang, (dan puas) bisa mencoba banyak pekerjaan dan kantor, termasuk berkeliling indonesia (walaupun baru jawa timur), namun nampaknya tidak semua orang bisa merasakan hal itu. Aku senang bisa merasakan menginap di hotel bintang empat, makan sarapan yang enak, hingga bertemu dengan orang banyak. Kekurangannya adalah aku jauh dari suamiku dan kesepian berkantor di kantor orang. Diam diam aku memang berdoa untuk resign dan berhenti sehingga dijawab oleh Allah untuk memberhentikan kontraku di bulan Desember kemarin. 

Honesty speaking, aku juga sadar aku sudah masuk ke titik jenuh tahun kemarin. Diam diam sebetulnya aku bersyukur harus selesai. Sudah tidak sehat sekali mentalku. Aku menggendut dengan menambah sekitar 13 kg setelah masuk ke kantor itu. Hingga kini, 2 bulan ini, aku merasakan banyak hal tentang menjadi pengangguran, termasuk bagaimana aku belajar untuk berhubungan baik dengan suamiku dalam satu rumah. 

Jadi kalau dipikir pikir, sebetulnya aku juga banyak bersyukur tentang ketetapan Allah kemarin. Jadi memang aku tidak sedih dan menyesal harus berhenti bekerja, namun tetap sedih berhenti punya aktifitas yang (kadang kadang) menyenangkan dan menerima gaji kemarin huhu. Namun demikian aku yakin bahwa aku tidak kekurangan apapun. InsyaAllah. 

Besok aku akan interview ke dua di tahun ini, baru 3 kesempatan yang meloloskan CV ku dan kami kurang cocok sebelumnya. Aku maju mundur untuk mendaftar pada posisi ini karena aku takut tidak sesuai dengan ekspektasi baik dari renumerasi maupun pekerjaanya. Namun sampai sekarang, tidak ada alasan untuk aku berhenti mencoba dan memberikan yang terbaik. Jadi, jika memang besok adalah rezekiku, insyaAllah hasilnya juga yang terbaik. 


Komentar